Wednesday, March 15, 2017

Cara Menanam Flame Of Irian Sebagai Tanaman Hias


Flame of irian merupakan tanaman yang tumbuh di iklim tropis dengan cara menjuntai kebawah. Itulah makanya tanaman ini banyak digunakan sebagai hiasan dinding ataupun pagar. Untuk merawat tanaman ini sebenarnya tergolong mudah, hanya perlu disiram secara rutin minimal 2 kali sehari. Namun di awal penanaman memang membutuhkan air yang cukup untuk proses tumbuhnya. Akan tetapi tanaman ini berbeda dengan tanaman hias lainnya, karena flame of irian tidak perlu dipupuk secara rutin. Untuk diawal penanamannya anda bisa menggunakan pupuk organik namun setelah beberapa bulan kemudian tanaman ini tumbuh maka anda hanya perlu memupuknya dengan menggunakan pupuk kandang saja guna untuk menyuburkan. Diperawatan berikutnya yang tak kalah penting adalah pemangkasan, guna untuk membuat tanaman hias ini menjadi lebih menarik dengan bentuk yang diinginkan. Dari pemangkasan ternyata juga bisa membuat tanaman ini tumbuh menjadi lebih rimbun bahkan hingga dimanfaatkan sebagai penutup pergola, sangat menarik bukan? Namun pastinya yang anda nantikan ialah bagaimana cara menanam flame of irian. Berikut untuk cara penanamanya:

1. Langkah pertama  cara menanam flame of irian adalah anda harus memasukkan bibitnya ke dalam pot terlebih dahulu, diameter potnya cukup 30 cm saja

2. Media untuk menanamnya adalah tanah yang gembur yang telah ditambah dengan pupuk kompos

3. Tanaman ini dapat tumbuh dengan sangat cepat, maka dari itu anda hanya perlu menyiramnya sekali sehari saja, namun untuk pemberian pupuknya 2 hingga 3 bulan sekali

4. Selain penyiangan, penyiraman dan juga pemberian pupuk, maka anda juga harus memastikan kesehatan dari tanaman ini agar tidak layu dan juga mati

5. Setelah tanamannya mulai tumbuh besar maka anda bisa memindahkanya ke tempat yang permanen, seperti misalnya di tanah pekarangan rumah

Cara menanam flame of irian cukup lakukan langkah seperti diatas. Saat ini flame of irian sangat banyak digemari sebagai tanaman hias. Selain langka harga jual flame of irian juga termasuk sangat mahal, oleh sebab itu akan sangat sayang apabila tanaman ini tidak dirawat dengan baik.

Cara Menanam Flame Moss di Aquarium


Tanaman flame moss merupakan jenis tanaman yang unik, daun dari tanaman flame moss berbentuk seperti api yang yang menyala keatas.  Batang daunya yang tumbuh memutar membuat tanaman ini terlihat seperti api lilin. Tanaman flame moss memiliki banyak sekali jenisnya, tanaman ini sangat cocok untuk di tanam di aquarium. Sebagai penghias aquarium. Dan juga ada banyak cara menanam flame moss didalam aquarium, yang jelas anda harus menyediakan tempatnya terlebih dahulu. Tanaman moss mampu membuat aquarium memiliki nuansa yang alami dengan warna hijaunya. Tanaman moss juga memiiki banyak sekali bentuk, warna, yang akan digunakan untuk membuat rumput hijau yang akan tumbuh diatas batu ataupun pertumbuhannya sejajar level air. 

Selain tanamannya yang indah, moss juga mampu meningkatkan kualitas air, sama halnya seperti tanaman photosynthesizing. Tanaman moss mampu menyerap nutrisi yang ada didalam aquarium anda, termasuk juga nitrat. Tanaman ini juga sangat membutuhkan tingkat pencahayaan yang tinggi dan juga pemupukanya harus dilakukan secara rutin. Cara menanam flame moss tidaklah sulit, namun memang harus sedikit lebih berhati-hati dan juga jeli. Anda hanya perlu mencari media agar moss mampu melekatkan diri ditempat yang sudah anda rencanakan. Berikut cara menanam flame moss:

1. Siapkan tempat yang sudh anda rencanakan

2. Pastikan flame moss akan ditanam seperti apa, apakah seperti karpet ataupun seperti yang lain

3. Pasang media pengikat, jika didalam aquarium maka bisa menggunakan batu

4. Selanjutnya anda bisa memasang tanaman flame moss dengan meggunakan tali pancing ataupun juga benang katun. 

5. Tunggu proses pertumbuhan flame moss didalam aquarium anda yang sudah diberi pencahayaan yang tepat. 

Tanaman moss akan tumbuh dalam situasi pencahayaan apapun, karena tanaman moss juga memiliki banyak sekali jenisnya. Jika anda memilih berbagai jenis moss maka pastikanlah bahwa anda benar-benar paham tentang masing-masing dari tanaman moss yang anda miliki. Tanaman flame moss memang memiliki banyak jenis, namun untuk cara menanam flame moss relatif sama.

Cara Menanam Fissiden yang Tepat


Fissiden adalah tanaman yang bisa dibilang bebas perawatan, tanaman yang berasal dari Amerika ini adalah moss yang pertumbuhannya bisa dibilang sangat lambat. Fissiden pertama kali ditemukan pada tahun 2000 di Amerika Utara, dan sejak itulah moss ini dikenal di Aquascape hingga menyebar diseluruh dunia yang menggantikan Java Moss, christmas moss dan juga willow moss. Untuk jenis tanaman moss sendiri adalah tanaman yang tidak banyak menuntut persyaratan agar dapat tumbuh, karena tanaman moss hampir tumbuh dalam kondisi apapun. Tidak terlalu memerlukan CO2, nutrisi ataupun pencahayaan, namun jika media tersebut tersedia dengan baik maka pertumbuhanya akan semakin lebih cepat pula. Cara menanam fissiden lumayan ribet apabila dilakukan oleh orang yang awam, namun juga tidak sulit apabila anda sudah terbiasa melakukanya. Namun anda memang harus teliti dan juga berhati-hati dalam melakukan proses penanaman, karena moss yang akan anda tanam di media pengikat umumnya akan sangat halus sekali. 

Fissiden fotanus atau yang biasanya lebih akrab disebut dengan tanaman moss mudah sekali menempel pada kayu ataupun pada batu, maka tak heran apabila tanaman ini banyak dijadikan sebagai tanaman hias pengisi aquarium. Moss biasanya dijual dalam bentuk media batu, kayu, lempeng, ataupun dalam bentuk cup aqua dengan kantong berukuran ¼ kg dan juga ada yang dijual dengan kantong yang berukuran ½ kg. Berikut cara menanam Fissiden moss dan juga beberapa peralatan yang dibutuhkan untuk menanam atau mengikat moss pada media pengikat yang telah anda siapkan. 

1. Langkah pertama cara menanam fissiden moss adalah dengan cara menyiapkan media batu, lempeng, kayu ataupun kawat sebagai media rambat tumbuh untuk moss

2. Kemudian siapkan benang jahit atau bisa juga dengan benang pancing untuk mengikat moss pada batu ataupun media pengikat lainnya yang telah disiapkan

3. Kemudian siapkan semprotan air agar moss tetap basah dan segera tumbuh rimbun, jangan lupa untuk penyemprotanya dilakukan secara rutin agar proses pertumbuhannya semakin cepat dan juga maksimal.

Cara Menanam Fenugreek


Fenugreek atau dikenal dengan nama latinnya (Trigonela Foenum Graceum) biasa juga disebut dengan klabet merupakan tumbuhan yang daunnya dimanfaatkan untuk pengobatan herbal, dan juga bijinya dikenal sebagai bumbu rempah untuk pembuatan kare di India. Klabet juga dipercaya ampuh untuk mengobati penyakit hernia, kemudian juga untuk obat sakit tenggorokan, dan juga dikenal dengan nama Hu Lu Ba di China yang memiliki khasiat untuk penguat ginjal, penghilang demam, pereda rasa sakit dan juga sebagai penghangat tubuh. Selain itu klabet juga ampuh untuk meningkatkan produksi ASI yang pastinya sangat baik apabila dikonsumsi oleh ibu-ibu yang sedang menyusui. Dan juga masih banyak manfaat baik lainnya yang bisa anda dapatkan dari tanaman fenugreek atau klabet.  Cara menanam fenugreek atau klabet juga tergolong tidak susah. 

Fenugreek memiliki dua jenis tanaman. Namun yang lebih umum adalah fenugreek dengan biji yang besar dan memiliki daun yang sedikit lebih besar pula dengan bunga yang berwarna putih. Jenis yang kedua memiliki ukuran daun yang kecil dengan bunga berwarna kuning. Fenugreek merupakan tumbuhan yang berasal dari kacang-kacangan. Meskipun fenugreek tergolong kacang-kacangan namun fenugrek tidak selalu dapat untuk memperbaiki nitrogen. Karena tanaman fenugreek miskin akan unsur hara yang nantinya akan mempengaruhi rasa tanaman. Sedangkan untuk tanaman yang memiliki nitrogen akan atau harus menghasilkan tanaman yang hijau dan juga subur. Berikut cara menanam fenugreek yang dapat anda coba dirumah, tak ada salahnya untuk mencoba karena manfaat dari tanaman ini banyak sekali manfaatnya untuk kesehatan tubuh anda.

1. Cara menanam fenugreek yang pertama adalah siapkan tempat yang memiliki cahaya cerah, karena fenuggrek tidak dapat ditransplantasikan.

2. Kemudian pada saat penanaman bibit fenugreek berilah jarak 5 cm antar masing-masing bibit dan juga dengan kedalaman tanah 1 cm, waktu tanam yang baik biasanya bulan april hingga bulan agustus

3. Setelah bibit ditanam maka tunggulah sampai perkecambahan akan muncul hingga mulai tumbuh tanaman fenugreek didalam pot bunga anda

4. Perawatnya juga cukup  sederhana, dengan rutin disiram dalam satu hari minimal sekali, maka fenugreek akan tumbuh dengan baik 

Wednesday, March 8, 2017

Tips dan Cara Menanam di Pot


Bagi anda pecinta tanaman, pastinya anda tidak ada habisnya untuk mengoleksi beberapa tanaman yang bisa anda rawat di rumah. Namun, bagi anda yang tidak memiliki banyak lahan untuk mengoleksi beberapa jenis tanaman anda bisa menggunakan beberapa alternatif agar nantinya anda tetap bisa menmbudidayakan tanaman. Salah satu cara yang bisa anda lakukan agar tetap bisa mengoleksi beberapa jenis tanaman walaupun memiliki lahan yang terbatas adalah dengan cara menenam di pot. Pot adalah salah satu media bercocok tanam yang paling banyak digunakan. Ada beberapa bahan yang digunakan untuk membuat pot. Ada yang terbuat dari tanah liat, ada yang terbuat dari plastik, dan ada juga yang terbuat dari semen.

Berikut ini adalah cara menanam di pot agar nantinya tanaman bisa tumbuh dengan baik dan sehat.

1. Hal pertama yang harus dilakukan adalah dengan memilih pot dan media tanam yang tepat sesuai dengan tanaman yang akan ditanam pada pot. 

2. Pastikan bahwa pot tersebut memiliki lubang yang cukup. 

3. Anda bisa mengisikan media seperti tanah ke dalam pot sekitar 1/3 bagian dari pot tersebut.

4. Anda bisa mulai memasukkan tanaman ke dalam pot, namun yang perlu anda perhatikan adalah tanaman yang akan dipindah ke pot, harus tetap menempel pada tanah sebelumnya, fungsinya, agar tanaman bisa beradaptasi dengan baik saat berada di tanah yang baru.

5. Setelah tanaman sudah diletakkan di media yang baru, maka secara perlahan anda bisa menaruh media tanah diatasnya secara perlahan. Namun yang harus anda perhatikan adalah jangan sampai mengisi tanah ke dalam pot hingga penuh, karena nantinya saat melakukan penyiraman, media tanah tidak tumpah ke mana-mana. anda harus menyisakan sekitar 2 cm tanah dari bibir pot. 

6. Setelah proses pengepotan selesai, maka anda bisa mulai menyiram tanaman tersebut 

Itulah beberapa cara menanam di pot agar nantinya tanaman bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Bagaimana? caranya cukup mudah bukan? semoga informasi di atas bisa bermanfaat untuk anda.

Sukses Cara Menanam Eceng Gondok


Anda pastinya sudah tidak asing dengan tanaman eceng gondok? biasanya enceng gondok hidup di air dengan liar. Tapi tahukah anda bahwa ternyata eceng gondok memiliki bunga yang sangat indah, tanaman enceng gondok bisa anda gunakan sebagai tanaman hias. Selain itu tanaman enceng gondok juga bisa anda gunakan untuk kerajinan membuat tas. Caranya dengan mengeringkan tanaman enceng gondok, dan nantinya akan diproses lebih lanjut untuk dibuat sebuah kerajinan tas yang cantik. Pernahkah anda berfikir untuk membudidayakan enceng gondok? Bagi anda yang memiliki sebuah kolam atau koleksi berbagai ikan-ikan, maka tanaman enceng gondok bisa anda budidayakan untuk mengisi kolam ikan tersebut. Ternyata enceng gondok memiliki banyak manfaat untuk perkembangan ikan-ikan yang ada di dalam kolam, diantaranya adalah sebagai tempat berteduh ikan, enceng gondok juga bisa mengendalikan pertumbuhan lumut yang ada di dalam kolam. Dan masih banyak lagi fungsi enceng gondok lainnya. Jadi, tidak ada salahnya anda mengetahui cara menanam enceng gondok yang ternyata memiliki banyak manfaat dibaliknya.

Untuk cara menanam eceng gondok itu sendiri sangatlah mudah, 

1. Pertama anda hanya tinggal mengambil bibit enceng gondok, dan meletakkannya pada kolam atau permukaan air.

2. Nantinya tanaman eceng gondok akan menyebar pada sekeliling kolam. Enceng gondok tua memiliki akar yang berwarna hitam, sedangkan untuk enceng gondok yang masih muda memiliki akar yang berwarna putih. Akar enceng gondok termasuk akar yang panjang dan berat, biasanya para ikan senang jika berlindung di bawah akar enceng gondok. Selain itu akar enceng gondok juga bisa menyerap kotoran yang ada di dalam air, jadi enceng gondok secara tidak langsung bisa menjernihkan dan memurnikan air. 

Ternyata banyak sekali bukan manfaat yang diberikan enceng gondok yang selama ini kita anggap remeh ini. Apakah anda tertarik untuk menerapkan cara menanam enceng gondok seperti di atas? bagi anda yang memiliki sebuah penangkaran ikan dan sejenisnya, maka anda bisa mempraktikkan cara ini. Semoga informasi di atas bisa bermanfaat bagi anda.